Bicara soal ketupat selalu identik dengan perayaan Idul Fitri bagi umat Muslim. Hmm, harus saya akui bahwa lebaran tahun ini menjadi lebaran yang "menyedihkan" bagi saya. Pertama saya merantau di Jakarta, langsung saya "ditampar" kenyataan bahwa saya tidak bisa mudik. Ingat ibu saya yang sendirian dirumah, saya tidak bisa sungkem, dan yang pasti tambah sedih ketika melihat anak-anak tetangga pada mudik dengan berbagai kisah suksesnya. Memang idealisme memerlukan pengorbanan yang ekstra. Keinginan saya untuk bekerja "sesuai" dengan keahlian saya telah memaksa saya jauh dari orang-orang yang saya cintai. Maafkan saya buk, ini tidak selamanya. Saya berjanji setelah semua cukup, saya akan pulang.

waduh, berat juga sob. tetep semangat ya, banyak yang g mudik og....
BalasHapus